Konfigurasi NAT pada CISCO

 NAT (Network Address Translation)

Pada pembahasan CCNA berikutnya kita akan membahas mode yang menurut saya penting yaitu NAT, Kenapa demikian tanpa NAT IP Privat kita tidak akan dapat mendapatkan Access Internet dari IP Global, begitu pula sebaliknya jika kita ingin akses web local kita harus gunakan NAT ini. Karena minimnya IP Public yang ada di dunia ini, dan harganya sangat mahal. Untuk itu pada dunia IT terciptalah sebuah NAT network address translation, sesuai namanya jika kita pahami dia akan mentranslate IP Private ke IP Public dan sebaliknya. jadi pada cisco NAT ini akan dibagi menjadi 3 yaitu:

  1. Static NAT

  2. Dynamic NAT

  3. Dynamic Overload NAT

Jadi kita akan bahas ke 3 Mode tersebut kali ini. Langsung saja kita ke Lab Lab dari NAT

Static NAT
Static NAT ini memiliki cara kerja yaitu point to point atau bisa disebut one to one mapping, Jadi kesimpulanya adalah kita memiliki 1 IP Private lalu kita Transletkan pada 1 IP Public saja. Biasanya NAT Static ini digunakan untuk translate dari Public ke local semisal contohnya:

Pada suatu Perusahaan yang memiliki sebuah server dimana dia masih memiliki IP Private yaitu 192.168.10.1, Pastinya dia tidak akan dapat diakses dari luar jaringan Local tersebut, Untuk itu disebuah perusahaan tersebut membeli IP Public dengan IP 11.11.11.11/24, supaya Server local kita bisa diakses Global kita harus gunakan NAT untuk mengalokasikan Server local tersebut menjadi IP public contohnya 11.11.11.12/24.

Langsung saja kita ke Pengerjaanya

  1. Pastikan sudah mengkonfigurasikan IP pada seluruh Device seperti gambar tersebut

  2. Pastikan R-GOOGLE bisa berkomunikasi dengan ISP

  3. Pastikan ISP bisa menuju ke Google

  4. Setting Default Route

  5. NAT Static

  6. Nat in & Out

Pada topologi di atas saya memiliki IP Public 11.11.11.0 dimana IP tersebut sudah terkoneksi dengan IP Google, Pastinya secara Default Client tidak dapat mengakses pada GOOGLE kenapa? Karena pada router R-GOOGLE dia tidak memiliki info Gateway dari si Client/tidak memiliki tabel Routing dari Client. maka untuk itu supaya Client bisa mengakses ke Global/Google kita konfigurasikan NAT pada Router ISP tujuannya nanti IP Public Google akan meneruskan IP Local kita ke Public untuk Konfigurasinya cukup Simpel seperti dibawah ini.

Sebelum itu saya akan coba melakukan Ping pada Server google terlebih dahulu. 

Dapat kita perhatikan hasilnya timed out oleh karena itu kita akan mengkonfigurasikan Nat sepeti berikut.

 

Lakukan default route, supaya kita memiliki tabel routing untuk seluruh Alamat IP dari 0.0.0.0 sampai 255.255.255.255. Jika sudah lanjutkan konfigurasi NAT nya

Pada gambar di atas kita sudah membuat NAT dengan Static dan dibawahnya terdapat pengecekan pada NAT tersebut nantinya jika sudah kita jalankan NAT nya/kita Akses ke Google Tabel nat akan berubah sesuai yang kita access. Selanjutnya kita tentukan Inside atau Outside nya.

Pada interface g0/1 saya tanamkan inside inside ini adalah suatu Paket yang akan melewati suatu rules contohnya disini NAT, lalu pada int g0/0 saya tanamkan Outside, Outside ini merupakan suatu Paket yang keluar dari suatu Device penyedia layanan Rules ACL / NAT menuju ke destination. jadi seperti itu. Jika sudah kita lakukan seluruh Hal di atas kita bisa melakukan tes ping apakah sudah dapat mengakses ke Google atau belum. 

Akan terus bertambah jika Client mengakses IP Public


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Extended Access-list Blokir HTTP dan HTTPS

Membuat User pada Juniper

NAT Dynamic Overload